8/13/2009

SEJARAH GUNUNG RINJANI

Sebelum abad 19 tidak tidak ada catatan tentang sejarah letusan atau erupsi dari Gunung Rinjani, Gunung Baru Jari dan Gunung Rombongan. Kegiatan Gunung Rinjani mulai ditulis oleh Zellinger (1846) yang mengatakan bahwa pada waktu itu keadaan Gunung Rinjani dalam studi fumarola (terjadi hembusan gas gunung api yang mengandung gas dan uap air). Menurut Kusumadinata (1979) Gunung Rinjani di masa lampau diperkirakan mencapai ketinggian ± 5.000 meter dpl. Oleh sebab letusan besar yang sangat dahsyat dan kuat (parosial eruption) yang terjadi pada lebih dari 14.000 tahun lalu, serta diikuti runtuhnya tubuh gunung (collape), maka terbentuklah kaldera berukuran ± 4.800 meter x 3.500 meter berbentuk bulan sabit, di dalamnya terdapat danau yang dikenal dengan Danau Segara Anak dengan kedalaman bervariasi hingga 230 meter. Di tengah kaldera Gunung Rinjani saat ini terjadi pembentukan gunung api baru yaitu Gunung Baru Jari (ketinggian ± 2.376 m dpl) dan Gunung Rombongan (ketinggian ± 2.110 m dpl). Sejarah letusan Gunung Rinjani hingga saat ini yaitu telah terjadi 11 kali letusan diantaranya: pada tahun 1884, 1901, 1906, 1909, 1944, 1966, 1994, 2004 dan yang terakhir yaitu pada bulan April tahun 2009.

No comments:

Post a Comment